{"id":5022,"date":"2026-10-02T08:48:15","date_gmt":"2026-10-02T08:48:15","guid":{"rendered":"https:\/\/jatimobserver.com\/?p=5022"},"modified":"2026-10-02T08:48:16","modified_gmt":"2026-10-02T08:48:16","slug":"bupati-subandi-minta-pungutan-pedagang-cfd-jadi-rp5-ribu-jangan-memberatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jatimobserver.com\/?p=5022","title":{"rendered":"Bupati Subandi Minta Pungutan Pedagang CFD Jadi Rp5 Ribu,\u00a0 Jangan Memberatkan\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sidoarjo &#8211;&nbsp; Bupati&nbsp; Sidoarjo&nbsp; Subandi&nbsp; SH&nbsp; MKn&nbsp; meminta&nbsp; paguyuban pedagang menurunkan nilai pungutan terhadap pedagang yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD). Dari Rp15 ribu sampai Rp20 ribu menjadi Rp5 ribu saja setiap jualan. Jangan memberatkan para pedagang yang mencari nafkah.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kita ingin masyarakat bisa menikmati ruang publik, sementara pedagang juga bisa mendapatkan&nbsp; kesempatan&nbsp; untuk&nbsp; berjualan,\u201d&nbsp; kata&nbsp; Bupati&nbsp; Subandi&nbsp; dalam&nbsp; Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan CFD bagi UMKM di Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (1\/10\/2026).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alokasi nilai pungutan pedagang CFD Rp 5 ribu tersebut diusulkan Rp2 ribu bagi paguyuban&nbsp; pedagang&nbsp; dan&nbsp; Rp3&nbsp; ribu&nbsp; untuk&nbsp; mendukung&nbsp; pengelolaan&nbsp; sampah&nbsp; di kawasan CFD.&nbsp; Bupati Subandi menegaskan, CFD bukan ruang yang dibangun untuk kepentingan bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, pungutan&nbsp; kepada&nbsp; pedagang&nbsp; perlu dibuat&nbsp; proporsional.&nbsp; Jangan sampai memberatkan pelaku usaha yang memanfaatkan CFD sebagai ruang untuk mencari penghasilan.&nbsp; \u201cCar Free Day ini berdiri bukan untuk kepentingan bisnis,&#8221; tegasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut&nbsp; Bupati&nbsp; Subandi,&nbsp; pungutan&nbsp; tersebut&nbsp; merupakan&nbsp; bagian&nbsp; dari&nbsp; pengelolaan internal paguyuban pedagang. Karena itu, penataannya perlu dibicarakan bersama antara paguyuban dan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar kebutuhan operasional tetap terpenuhi, tetapi tidak membebani pedagang.&nbsp; Perwakilan&nbsp; Paguyuban&nbsp; Perkumpulan&nbsp; Pedagang&nbsp; Jalanan&nbsp; Indonesia&nbsp; (Pedalindo) menjelaskan, besaran pungutan Rp15 ribu hingga Rp20 ribu selama ini dibayarkan pedagang digunakan untuk mendukung kebutuhan pengelolaan CFD. Di antaranya, untuk&nbsp; kebersihan,&nbsp; dan&nbsp; penanganan&nbsp; sampah,&nbsp; serta&nbsp; dana&nbsp; sosial&nbsp; bagi&nbsp; anggota paguyuban yang mengalami sakit maupun meninggal dunia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain persoalan pungutan, perwakilan paguyuban juga menyampaikan aspirasi lain. Aspirasi itu terkait keberlangsungan usaha pedagang saat pelaksanaan CFD selama bulan&nbsp; Ramadan.&nbsp; Kegiatan&nbsp; itu&nbsp; dihentikan&nbsp; sementara&nbsp; selama&nbsp; bulan&nbsp; Puasanya. Pedagang berharap Pemkab Sidoarjo dapat mencarikan solusi bagi pedagang.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, pedagang sempat dipindahkan ke kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP). Namun, kondisi tersebut dinilai kurang memberikan hasil karena jumlah pembeli tidak seramai saat berjualan di lokasi CFD kawasan Alun-Alun Sidoarjo dan sekitarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>*Pengunjung Capai <a href=\"tel:18030\">18.030<\/a> Orang*<\/p>\n\n\n\n<p>Evaluasi&nbsp; kegiatan&nbsp; CFD&nbsp; tidak&nbsp; hanya&nbsp; melihat&nbsp; besaran&nbsp; pungutan&nbsp; yang&nbsp; ditarik&nbsp; dari pedagang.&nbsp; Pemerintah&nbsp; juga&nbsp; perlu&nbsp; menghitung&nbsp; beban&nbsp; yang&nbsp; ditimbulkan&nbsp; dari meningkatnya&nbsp; aktivitas&nbsp; masyarakat&nbsp; di&nbsp; kawasan&nbsp; Alun-Alun&nbsp; Sidoarjo.&nbsp; Terutama persoalan sampah dan penggunaan fasilitas umum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala&nbsp; Dinas&nbsp; Lingkungan&nbsp; Hidup&nbsp; dan&nbsp; Kebersihan&nbsp; (DLHK)&nbsp; Sidoarjo&nbsp; Arif&nbsp; Mulyono menyebutkan,&nbsp; jumlah&nbsp; pengunjung&nbsp; CFD&nbsp; dapat&nbsp; mencapai&nbsp; sekitar&nbsp; <a href=\"tel:18030\">18.030<\/a>&nbsp; orang. Sementara jumlah personel untuk menangani kebersihan kawasan CFD hanya 44 personel.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Para petugas tersebut ditempatkan di 20 titik di area alun-alun dan 24 titik di kawasan sekitarnya. Untuk mendukung penanganan sampah, DLHK Sidoarjo juga menyiapkan empat unit dump truck dalam setiap pelaksanaan CFD.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingginya jumlah pengunjung membuat kebutuhan penanganan kebersihan menjadi cukup&nbsp; besar.&nbsp; Karena&nbsp; itu,&nbsp; pengelolaan&nbsp; CFD&nbsp; tidak&nbsp; bisa&nbsp; hanya&nbsp; dibebankan&nbsp; kepada pemerintah.&nbsp; Pedagang,&nbsp; melalui&nbsp; paguyuban&nbsp; dan&nbsp; masyarakat&nbsp; yang&nbsp; menggunakan ruang publik, juga perlu mengambil bagian dalam menjaga kebersihan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerkait sampah, kami mengarahkan ke TPS3R terdekat. Berapa besarannya silakan. Contoh di TPS Cemengbakalan sebesar Rp 5 ribu dengan penangan sampah yang sudah diolah,\u201d tambahnya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Arif juga mengimbau Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo untuk melakukan pembatasan pedagang. Karena, banyaknya jumlah pedagang menambah jumlah kerusakan fasum seperti tanaman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat ini kami pasang police line untuk median jalan yang ada. Saya minta bantuan Pak&nbsp; Kadis&nbsp; Koperasi&nbsp; dan&nbsp; UMKM&nbsp; agar&nbsp; pedagang dibuatkan&nbsp; karcis&nbsp; untuk batasan,\u201d ucapnya.&nbsp;&nbsp; *Biaya Kerusakan Fasilitas Umum Capai Rp 36 Juta*&nbsp;&nbsp;<br><br>Selain persoalan sampah, Pemkab Sidoarjo juga mengevaluasi penggunaan fasilitas umum selama pelaksanaan CFD. Tingginya aktivitas masyarakat dan pedagang di kawasan Alun-Alun Sidoarjo turut memberikan dampak terhadap sejumlah fasilitas yang digunakan selama kegiatan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasar&nbsp; hasil&nbsp; evaluasi,&nbsp; total&nbsp; kerusakan&nbsp; fasilitas&nbsp; umum&nbsp; mencapai&nbsp; Rp36,6&nbsp; juta. Kerusakan tersebut meliputi median Jalan Ahmad Yani senilai Rp28,5 juta dan median Jalan Gubernur Suryo Rp8,1 juta. Selain itu, fasilitas toilet umum juga mengalami kerusakan dan kelebihan beban penggunaan (overload).(lif\/*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidoarjo &#8211;&nbsp; Bupati&nbsp; Sidoarjo&nbsp; Subandi&nbsp; SH&nbsp; MKn&nbsp; meminta&nbsp; paguyuban pedagang menurunkan nilai pungutan terhadap pedagang yang berjualan di kawasan Car<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5023,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5022"}],"collection":[{"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5022"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5024,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5022\/revisions\/5024"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jatimobserver.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}